Vitamin Terbaik Untuk Anak

Sebagai orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak, termasuk memberikan makanan serta vitamin. Sekarang muncul banyak sekali vitamin atau kombinasi vitamin yang membuat orang tua bingung memilih. Ada yang bingung dan bertanya: baik mana vitamin untuk menambah kecerdasan otak atau vitamin untuk kekebalan tubuh?

Selain itu yang sering dipertanyakan adalah sering minum vitamin apakah tidak mempunyai efek samping terutama pada anak dibawah 1 tahun?

Vitamin Terbaik Untuk Anak

Vitamin adalah zat yang bekerja membantu untuk meningkatkan metabolisme didalam tubuh dan sebetulnya indikasi untuk pemberian vitamin adalah anak itu sedang kekurangan vitamin atau defisiensi vitamin. Penyebab kekurangan itu adalah karena suplai vitamin serta mineral yang tidak memadai. Hal ini sering terjadi pada bayi-bayi yang lahir secara prematur atau bayi-bayi yang lahir dengan berat badan rendah, karena itu pemberian vitamin lebih disarankan pada bayi-bayi tersebut. Itu juga karena pada bayi-bayi tadi kebutuhannya belum tercukupi.

Kemudian bagaimana dengan DHA atau AA, yang diklaim dapat membantu untuk menambah kecerdasan otak? DHA dan AA merupakan komponen dari long chain polyunsaturatede fatty acids dan bahan ini memang sangat penting peranannya bagi organ susunan saraf pusat atau otak. Jadi DHA berperan dalam pembentukan jaringan saraf sedangkan AA mempunyai peranan sebagai neurotransmitternya.

Diluar negeri penambahan DHA dan AA ini hanya direkomendasikan pada susu formula yang disarankan untuk digunakan pada bayi-bayi prematur karena untuk memperkuat pertumbuhan jaringan otaknya. Dan disana pemberian susu yang mengandung DHA dan AA ini masih menjadi perdebatan, karena pada bayi yang lahir dengan cukup bulan atau anak yang lahir cukup bulan mempunyai organ saraf maupun otak yang normal, yang dikhawatirkan adalah timbulnya efek samping. Ini juga berlaku pada anak dibawah 1 tahun yang diberikan supplemen yang mengandung bahan tadi.

Apa saja efek samping bila diberikan supplemen atau susu yang mengandung bahan tadi secara berlebihan? Ahli Anak di inggris mencatat bila diberikan berlebihan maka asam lemak/fatty acids yang terkandung didalamnya dapat meningkatkan resiko kegemukan, dan akhirnya juga meningkatkan resiko lain seperti peningkatan kadar kolesterol dimana kolesterol ini nantinya akan berimbas ke jantung bila terjadi penumpukan didalam pembuluh darah.

Kemudian efek yang lain adalah menurunkan kekebalan tubuh dan gangguan pencernaan. Jadi vitamin yang bagaimana yang baik untuk anak? Seperti disebutkan bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi sampai usia 6 bulan, setelah itu carilah vitamin yang sesuai kebutuhan anak, contohnya vitamin yang mengandung zat besi, karena zat besi ini penting untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas pengiriman hemoglobin ke seluruh jaringan tubuh sehingga membantu untuk pertumbuhan jaringan tubuh.

Gampangnya begini, bayi diberi aja ASI eksklusif sampai 6 bulan dan setelah itu berikan tambahan makanan pendamping yang kaya akan DHA atau AA contohnya ikan laut atau bisa juga tempe. DHA atau AA yang berasal dari bahan alami tersebut tidak akan menimbulkan efek samping karena kadarnya tidak terlalu tinggi, itupun tidak perlu diberikan tiap hari untuk menghindari kebosanan, hal ini berbeda bila bahan tadi dicampur dengan susu atau supplemen makanan yang dikonsumsi tiap hari. Jadi tidak perlu vitamin jika tidak ada indikasinya dan cukup dari makanan sehari-hari yang dikonsumsi.

Comments

comments