Susah Hamil Karena Saluran Telur Tersumbat

Bila anda sudah menikah lama tetapi belum juga dikaruniai anak, sebaiknya anda memeriksakan diri. Karena ada banyak penyebab susah hamil dan salah satunya adalah saluran telur yang tersumbat atau buntu. Jika saluran telur ini tersumbat maka akan menyebabkan sel sperma dan sel telur tidak bisa bertemu, karena fungsi dari saluran telur adalah sebagai tempat untuk bertemunya sperma dan sel telur. Sehingga akan terjadi pembuahan dan akhirnya akan tumbuh menjadi janin yang berisi calon bayi.

Perlu diketahui juga bahwa siklus haid seorang wanita yang normal berkisar antara 21 sampai 35 hari. Siklus ini dihitung mulai dari hari pertama haid sampai hari pertama haid berikutnya. Sedangkan lamanya haid berkisar antara 3 sampai 8 hari. Secara normal indung telur pada wanita akan menghasilkan sel telur (ovum) dan usia sel telur ini sekitar 24 jam, jadi bila selama 24 jam tidak ada sel sperma yang membuahi maka sel telur ini akan mati. Dan dalam waktu 14 hari kemudian akan terjadi haid (menstruasi). Bila ada sel sperma yang membuahi maka akan terjadi zigot dan selanjutnya akan tumbuh bakal janin dan selanjutnya menjadi janin.

sumbatan saluran telur

Untuk menghitung masa subur seorang wanita secara mudah yaitu 14 hari sebelum perkiraan terjadinya haid yang akan datang (ini dengan asumsi siklus haidnya 28 hari). Tetapi perlu diingat apabila saluran telur tersumbat maka perjalanan sel telur dari ovarium akan terhambat dan pertemuan dengan sel sperma akan sulit meskipun wanita ini dalam masa subur. Sehingga kemungkinan untuk terjadinya kehamilan akan sulit juga.

Untuk mengetahui apakah saluran telur ini tersumbat atau tidak, maka perlu ditiup. Dalam bidang ginekologi istilah tiup atau ditiup ini disebut hidrotubasi atau pertubasi. Keduanya sama-sama memasukkan sesuatu ke dalam rahim yang nantinya akan masuk kedalam saluran telur. Bedanya kalo hidrotubasi yang dimasukkan adalah cairan. Cairan yang dimasukkan bisa antibiotik, aqua steril, atau bisa juga kortikosteroid. Sedangkan pertubasi yang dimasukkan adalah gas CO2, nantinya dokter akan mengevaluasi jumlah cairan yang keluar. Biasanya pasien akan mengeluh nyeri, bila saluran telurnya tidak buntu, tetapi ini sifatnya sangat subyektif sekali karena tergantung berat ringan keluhan nyeri pasien dan pemeriksaan dokter.

Untuk pemeriksaan yang pasti adalah dengan melakukan laparoskopi diagnostik untuk mengevaluasi saluran telurnya. Yang perlu diketahui adalah tiup atau ditiup bukan untuk menghilangkan sumbatan tetapi hanya untuk mengetahui apakah adanya sumbatan saja. Untuk mengatasi sumbatan pada saluran telur tadi diperlukan tindakan operasi oleh dokter kandungan.

Comments

comments