Penyebab Sering Sakit Kepala Sebelah Kanan Bagian Belakang

Sakit kepala sebelah kanan adalah sakit kepala yang sering terjadi, kenapa bisa begitu? ya, itu karena hal ini sering atau paling banyak ditanyakan oleh pengunjung maupun pasien. Padahal kepala kita kan bulat, apakah memang kepala sebelah kanan yang paling sering sakit? atau jangan-jangan ini hanyalah sensasi nyeri yang dirasakan di sebelah kanan saja. Yuk..dibaca terus, saya akan kupas sampai tuntas tentang sakit kepala di artikel ini.

penyebab-sering-sakit-kepalaAnda tentunya pernah merasakan sakit kepala, seperti apa sakit kepala itu? pertama-tama perlu dibedakan dulu antara sakit kepala dan pusing, ada banyak sekali orang yang tidak bisa membedakan antara sakit kepala dan pusing, sehingga sering sakit kepala dibilang pusing dan pusing dibilang sakit kepala. Padahal berbeda lho.

Sakit kepala itu adalah rasa nyeri yang timbul dikepala, kalau dalam bahasa medisnya disebut cephalgia, nyeri yang ditimbulkan ini bisa seperti rasa berdenyut atau nyut-nyut (cekot2), bisa juga sensasi nyeri ini menimbulkan rasa berat dikepala atau terkadang bisa seperti menusuk-nusuk, rasa nyeri ini bisa terasa seperti berjalan atau menjalar ke daerah sekitar kepala dan leher, bisa juga sampai ke punggung atas, nyeri ini bisa terjadi di seluruh bagian kepala atau bisa juga timbul disatu sisi kepala saja.

Kalo pusing bagaimana? apakah Anda pernah merasakan bahwa kepala terasa ringan dan sekeliling Anda terasa seperti berputar (vertigo) serasa dunia bergoyang-goyang tidak karuan, mirip seperti bila kita berada dalam kapal dan sedang terjadi badai atau gelombang ombak diluar kapal. Itulah yang dinamakan pusing. Bahkan apabila berat sekali, pusing ini tidak jarang sampai diikuti rasa mual sampai muntah.

Mengapa bisa terjadi pusing?

Pusing dapat terjadi akibat beberapa hal yaitu:
– Hipotensi / tekanan darah rendah
– Miopi / mata minus
– Vertigo (pusing berputar yang sering disebabkan karena gangguan alat keseimbangan di telinga)
– Hipoglikemia (keadaan dimana kadar glukosa darah sangat rendah
– Motion Sickness (mabuk perjalanan)

Itulah tadi perbedaan antara sakit kepala dan pusing. Semoga setelah membaca artikel ini Anda semua dapat membedakan dengan pasti yang mana sakit kepala dan yang mana pusing.

sakit-kepala-sebelah-kananTrus kenapa bisa terjadi sakit kepala sebelah kanan? untuk lebih jelasnya, sebaiknya perlu diketahui lebih dulu tentang jenis-jenis sakit kepala yang ada.

Sakit kepala dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu :

1. Sakit Kepala Primer
2. Sakit Kepala Sekunder

1. Sakit Kepala Primer

Nyeri pada sakit kepala ini biasanya disebabkan oleh adanya gangguan baik berupa fisik maupun gangguan berupa psikis tanpa disertai penyakit yang memicunya. Sakit kepala primer ini dibagi lagi menjadi 3 jenis yaitu :

– Tension Headache (sakit kepala jenis Tension)
– Cluster Headache (sakit kepala jenis cluster)
– Migraine

Tension Headache

Dari 3 jenis sakit kepala primer diatas, sakit kepala jenis tension ini yang paling sering atau paling banyak di derita pasien dan wanita lebih sering terkena dibandingkan dengan pria.

Sakit kepala jenis tension ini ditandai dengan rasa nyeri yang timbul pada kedua sisi kepala sehingga kepala rasanya seperti terikat kencang, terasa tegang dan berat. Sensasi nyerinya bisa sampai terasa ke leher. Itulah mengapa sakit kepala ini disebut tension.

Sakit kepala jenis ini adalah sakit kepala yang paling umum diderita oleh orang dewasa dan sakit kepala tension inilah yang menjadi penyebab sakit kepala bagian belakang. Seperti sudah disinggung diatas bahwa nyerinya bisa terasa sampai ke leher dan juga bisa sampai ke kepala bagian belakang.

Pada beberapa pasien melaporkan bahwa nyeri kepala tension ini terasanya di belakang kepala disekitar leher atas dan saking nyerinya seolah-olah kepala seperti di jerat oleh tali yang melingkari kepala dan pusatnya di sekitar alis.

Nyeri kepala seperti ini paling sering disebabkan oleh karena kelelahan akibat kurang tidur atau stress akibat banyaknya pikiran sehingga otot disekitar kepala menegang. Sebetulnya masih banyak penyebab-penyebab lainnya dan akan dibahas secara lengkap di bawah nanti.

penyebab-sakit-kepala-bagian-belakangMigraine

Sakit kepala jenis ini menduduki urutan kedua terbanyak setelah tension headache. Di Indonesia sakit kepala jenis migraine ini bahkan sangat populer dibandingkan sakit kepala lainnya, sampai-sampai para produsen obat-obatan berlomba-lomba untuk menciptakan produk obat yang dikhususkan untuk menanggulangi migraine ini.

Sakit kepala jenis ini ditandai dengan nyeri kepala yang berdenyut-denyut dan terjadinya disalah satu sisi kepala. Yang sering terjadi adalah pada sebelah kanan sehingga banyak sekali yang mengeluhkan sakit kepala sebelah kanan. Tetapi bukan berarti kepala sebelah kiri tidak bisa sakit.

Migraine ini juga yang sering menjadi penyebab sakit kepala sebelah. Serangan sakit kepala ini bisa berlangsung berjam-jam dan biasanya penderitanya lebih peka terhadap cahaya, suara ataupun bau sehingga umumnya penderita akan mencari tempat-tempat yang dirasa nyaman bagi dirinya contohnya tempat yang gelap dan tenang.

Biasanya serangan migraine akan didahului oleh suatu tanda atau semacam peringatan seperti kilatan cahaya, bintik-bintik putih, dsb. Peringatan ini adalah peringatan sensorik atau aura.

Cluster Headache

Sakit kepala jenis ini paling jarang terjadi dan lebih banyak terjadi pada pria. Sakit kepala ini sering kali timbul pada satu bagian kepala contohnya di daerah sekitar mata atau alis mata. Sifat nyerinya seperti ditusuk-tusuk dan serasa ada sesuatu didalam mata sehingga sering kali mata menjadi merah dan berair, akibatnya hidung pada sisi yang terkena akan tersumbat. Selain itu kelopak mata pada sisi yang terkena akan membengkak atau terlihat turun.

2. Sakit Kepala Sekunder

Nyeri kepala sekunder ini disebabkan oleh karena adanya masalah di daerah kepala dan otak, jadi ada penyakit yang menyebabkan nyeri kepala ini timbul. Nyeri kepala ini dapat disertai dengan gejala lain yang berupa gangguan saraf contohnya gejala kejang, penglihatan ganda, mata juling, serta adanya kelumpuhan atau kelemahan anggota gerak.

Jadi perlu hati-hati dengan nyeri kepala jenis ini karena ada penyakit yang mendasarinya dan perlu segera dicari penyakit tersebut. Kenapa harus hati-hati dan waspada? karena penyakit penyebab sakit kepala ini berpotensi mengancam nyawa. Ini yang membedakan sakit kepala sekunder dengan primer.

Apa saja penyakit yang sering menyebabkan sakit kepala sekunder ini?

– Tumor atau kanker otak (sakit kepala disebabkan karena kenaikan tekanan intrakranial akibat desakan massa tumor)
– Gangguan pembuluh darah diotak (stroke, transient ischemic attack/ TIA, thrombosis, aneurisma,arteriovenous malformation/ AVM)
– Infeksi di otak (meningitis, encephalitis, absces otak, dsb)
– Hipertensi Maligna (tekanan darah tinggi yang berat)
– Trauma kepala (sakit kepala terus menerus akibat sindroma pasca trauma)

Sampai disini saya berharap Anda dapat membedakan antara sakit kepala primer dan sekunder serta mampu membedakan antara sakit kepala dan pusing. Sehingga dengan mengetahui secara pasti jenis sakit kepala ini, Anda dapat langsung menentukan langkah berikutnya. Ada satu hal yang perlu digaris bawahi dalam hal ini yaitu penyebab sering sakit kepala antara satu orang dengan orang yang lain bisa berbeda-beda begitu juga dengan gejala yang timbul.

Berikutnya akan dibahas secara lengkap berbagai penyebab sakit kepala yang selama ini tidak diketahui serta tips-tips untuk mencegahnya.

Cuaca Panas

Cuaca ini merupakan faktor utama pemicu sakit kepala, karena cuaca panas ini dapat membuat perubahan tingkat kelembapan didalam otak. Untuk menghadapi cuaca seperti ini diperlukan kondisi tubuh yang bugar dan prima yaitu dengan cara mengatur istirahat yang cukup setiap hari sekitar 7-8 jam. Jadi saat cuaca berubah jadi panas jangan sampai tidurnya kurang/ banyak begadang. Dan perlu diketahui juga bahwa kurang tidur ini juga salah satu pemicu sakit kepala. Sebaiknya Anda perlu menyiapkan obat sakit kepala saat ada perubahaan cuaca menjadi panas.

Stress

Saat terjadi stress, otot-otot disekitar leher, bahu dan kepala akan menegang yang dapat memicu sakit kepala. Keadaan ini akan diperparah bila kerjaan kita sehari hari jarang sekali bergerak atau banyak duduknya didepan komputer atau jarang berolah raga. Jadi atasilah stress itu dengan mengontrolnya yaitu dengan tehnik relaksasi atau meditasi contohnya seperti melakukan yoga atau olah raga.

Perubahan Hormon

Ini sering di alami oleh wanita yaitu pada saat menstruasi/ haid. Menurunnya kadar hormon estrogen mampu menjadi pemicu timbulnya sakit kepala. Apabila sakit kepala yang timbul sangat berat diperlukan obat sakit kepala untuk meredakannya.

Diet/ makanan.

Ada beberapa makanan yang dapat memicu timbulnya sakit kepala yaitu :

Daging olahan atau daging yang di awetkan.

Hasil dari beberapa penelitian menyimpulkan bahwa pengawet yang digunakan pada daging seperti nitrat atau nitrit dapat memicu sakit kepala. Jadi sebaiknya hindari mengonsumsi daging olahan yang menggunakan pengawet seperti ini atau hindari mengonsumsi daging olahan.

Chili/ semua jenis cabe.

Didalam cabe terdapat capsaicin yang dapat memicu sakit kepala jenis migraine, jadi bagi Anda yang sering terserang migraine sebaiknya hindari cabe.

Buah-buahan asam.

Buah seperti jeruk dan kiwi ternyata mengandung tyramine dan histamine yang dapat memicu timbulnya sakit kepala. Jadi hindari jenis buah-buahan asam seperti ini.

Minum Teh/Kopi terlalu banyak.

Mengonsumsi kopi memang dapat menyegarkan tubuh tetapi bila berlebihan bisa mengakibatkan kecanduan dan withdrawal efek dari coffeinnya dapat membuat susah tidur dan sakit kepala. Begitu juga dengan teh, jangan terlalu banyak meminumnya dalam satu hari, keduanya memicu dehidrasi karena efek diuretiknya sehingga dapat memicu sakit kepala. Perbanyak atau selingi dengan banyak minum air putih untuk mencegah timbulnya sakit kepala.

Es Krim.

Siapa yang tidak suka es krim? Hampir semua orang menyukainya tetapi pada sebagian orang dapat memicu sakit kepala. Penelitian menunjukkan bahwa sebetulnya yang memicu sakit kepala bukan es krimnya tetapi makanan dingin. Jadi bagi yang sensitif dengan es krim sebaiknya hindari mengonsumsi makanan dingin.

Makanan lain yang dapat memicu sakit kepala yaitu keju, coklat, kacang-kacangan, makanan asinan, dan makanan yang mengadung MSG.

Terlambat makan.

Saat terlambat makan akan membuat kadar gula dalam darah menurun (hipoglikemia), keadaan ini dapat memicu timbulnya sakit kepala yang bisa disertai rasa pusing.

Olah raga terlalu keras.

Olah raga memang baik tidak hanya untuk kesehatan tetapi juga mampu meredakan stress. Tetapi apabila terlalu forsir sampai berlebihan akan memicu sakit kepala. Hal ini disebabkan karena pembuluh darah di sekitar kepala akan melebar/dilatasi saat olah raga yang disebabkan karena meningkatnya sirkulasi darah di daerah kepala dan leher. Prinsipnya berolah raga lah secara teratur antara 3-5 kali dalam seminggu dan cukup 30 menit saja, dengan begini saja sudah membuat tubuh bugar serta menghilangkan stress tanpa memicu sakit kepala.

Menggesekkan/mengertakkan gigi (Bruxism).

Apabila saat tidur malam hari sering mengertakkan gigi maka tidak jarang waktu bangun pagi akan timbul sakit kepala. Mengertakkan gigi ini sering timbul saat dalam kondisi cemas atau khawatir. Dan selain dapat memicu sakit kepala bruxism ini juga dapat merusak gigi. Sekarang sudah ada alat seperti bantalan dari karet yang bisa dipakai menjelang tidur untuk mencegah gigi tidak gemeretak.

Alergi & Sinusitis.

Saat terjadi alergi maka hidung dan mata akan banyak berair sehingga akan membuat saluran menjadi buntu dan akhirnya membuat sakit kepala, apabila alergi ini tidak reda dalam waktu yang lama maka akan memicu terjadinya sinusitis yaitu peradangan pada rongga sinus. Keadaan ini akan membuat sakit kepala semakin berat. Jadi untuk menghindari sakit kepala akibat alergi maka atasi lah alergi ini sampai tuntas dan jarang kambuh.

Kapan harus periksa/berobat ke dokter?

Bila sakit kepala ringan maka cukup diobati dengan obat sakit kepala yang ada dipasaran dengan takaran/dosis sesuai anjuran. Tetapi ada kalanya sakit kepala ini tidak seperti biasanya dan ini memerlukan pemeriksaan lebih lanjut atau perlu dibawa ke dokter. Contohnya :

– Sakit kepala yang disertai demam tinggi, muntah serta mata merah.
– Sakit kepala yang mendadak dan bertambah hebat.
– Sakit kepala yang disertai menurunnya konsentrasi/ pikiran bahkan sampai menurunnya kesadaran.
– Sakit kepala yang disertai kelemahan atau kesemutan dan sulit berjalan.
– Sakit kepala yang terjadi 3 bulan setelah cedera kepala.
– Sakit kepala yang disertai pusing berputar serasa dunia terbalik.

Dengan adanya gejala tambahan seperti ini maka ada kemungkinan terjadi sakit kepala sekunder dan perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti MRI atau CT Scan kepala untuk memastikan adanya kelainan pada otak atau kepala.

Semoga artikel tentang penyebab sakit kepala ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Comments

comments