Resiko Menurunkan Berat Badan Dengan Sedot Lemak

Akhir-akhir ini operasi sedot lemak banyak menjadi pilihan oleh pria atau wanita yang mempunyai kelebihan berat badan. Hasil yang didapatkan dengan proses operasi ini cukup cepat dan tubuh akan kelihatan cepat menjadi ramping. Itulah sebabnya cara menurunkan berat badan dengan sedot lemak atau liposuction ini begitu diminati. Sedot lemak/ liposuction adalah proses pengambilan lemak dengan cara disedot, jadi kelebihan lemak yang disimpan oleh tubuh di jaringan lemak bawah kulit dikeluarkan dengan cara disedot.

Menurunkan berat badan dengan sedot lemak

Prosesnya dilakukan dengan cara pembedahan yaitu memasukkan kanula (alat untuk sedot lemak) melalui sayatan kecil pada kulit kemudian dilanjutkan dengan penyedotan/ suction sehingga kelebihan lemak dapat dibuang. Apabila Anda berniat untuk menurunkan berat badan dengan cara ini sebaiknya Anda harus tahu selengkapnya tentang sedot lemak termasuk segala macam syarat beserta resikonya.

Siapa saja yang boleh melakukan sedot lemak ini?

Yang pasti hanya untuk mereka yang sudah dewasa serta tidak mempunyai penyakit seperti asthma, stroke, kencing manis dan penyakit jantung lainnya. Bagaimana bila yang ingin melakukan sedot lemak ini masih remaja atau bahkan anak-anak yang kelebihan berat badan? Meskipun punya cukup dana untuk melakukan operasi ini sebaiknya jangan melakukannya tetapi cukup dengan diet saja. Ini karena tubuh pada remaja serta anak-anak masih akan mengalami perubahan dan masih mengalami perkembangan.

Untuk melakukan proses sedot lemak ini harus dilakukan pembiusan dan pembiusan pada proses ini bisa melalui 2 cara yaitu bius total atau bius lokal (tumescent). Pada bius total berarti pasien akan dibius secara general/ menyeluruh sehingga menjadi tidak sadar saat dilakukan proses tersebut. Sedangkan pada bius lokal yang dibius/ mati rasa adalah daerah yang akan dilakukan proses tersebut saja, jadi pasien tetap sadar dan bisa merasakan adanya sentuhan di daerah operasi tetapi tidak akan merasa sakit.

Bahan yang dipakai pada sedot lemak adalah cairan kristaloid dengan konsentrasi rendah. Jadi setelah dibius maka dilakukan sayatan untuk memasukkan kanula tadi dan setelah kanula tadi masuk tepat di jaringan lemak bawah kulit maka cairan kristaloid tadi dimasukkan kedalam alat itu. Disini cairan kristaloid juga berfungsi sebagai anestesi lokal/ obat bius lokal. Sedangkan fungsi utama cairan ini adalah untuk mencairkan lemak yang ada dibawah kulit agar lebih mudah bila disedot. Jumlah cairan yang dimasukkan kedalam kanula harus sesuai dengan jumlah lemak yang akan diambil/ disedot. Idealnya jumlah lemak yang akan disedot tidak boleh lebih dari 5 liter dari total jumlah lemak didalam tubuh.

Apa resikonya bila melakukan proses sedot lemak ini?

Karena lemak akan diambil dalam jumlah banyak, automatis kulit pada jaringan yang disedot lemak tadi akan kehilangan lemak secara mendadak dan bisa mengakibatkan kulit menggelambir. Bila tidak mau begini dapat dihilangkan dengan olah raga untuk mengencangkan kulit atau juga perawatan kulit lainnya yang dapat segera mengencangkan kulit.

Bila proses sedot lemak ini menggunakan tehnik bius yang total maka pasien akan menjadi tidak sadar dan kelemahan tehnik bius ini adalah pasien tidak merasakan sakit apabila kanula menyentuh atau mengenai bagian yang tidak perlu. Ini berbahaya apabila kanula tadi mengenai organ yang vital seperti jantung, paru-paru atau ginjal bisa fatal akibatnya. Beda bila memakai tehnik tumescent (bius lokal) bila kanula menyentuh bagian yang tidak perlu maka pasien akan langsung merespon karena akan timbul rasa sakit, jadi kemungkinan untuk mengenai organ lain akan minim sekali. Hal ini yang menbuat tehnik bius lokal paling sering digunakan. Selain itu dengan tehnik bius lokal maka jumlah lemak yang diambil dapat lebih banyak serta pendarahan yang dialami sangat minim sekali.

Jadi resiko diatas disebabkan karena kelalaian pada operatornya dalam proses penyedotan, bukan proses sedot lemak ini yang dapat mengakibatkan kejadian fatal.

Kemudian apabila mempunyai beberapa penyakit seperti disebutkan diatas sebaiknya jangan melakukan operasi ini karena dikhawatirkan bahan yang terkandung dalam cairan kristaloid tadi dapat menyebabkan efek pada organ jantung yang tidak sehat dan berakibat fatal seperti depresi nafas serta cardiac arest (henti jantung). Karena itu hendaknya dokter yang melakukan proses sedot lemak ini mengetahui betul kondisi pasiennya. Mengenai biaya operasi ini bisa dikonsultasikan dengan dokter bedah plastik Anda.

Comments

comments