Pilih Obat Sesuai Jenis Batuk

Bila anak sedang sakit batuk pasti orang tua segera membelikan anaknya obat. Yang sering terjadi para orang tua tidak menyadari bahwa sebaiknya memilih obat batuk disesuaikan dengan jenis batuknya. Sehingga sering terjadi batuk anaknya tidak segera reda dan malah semakin parah batuknya bahkan sampai disertai muntah.

Disini pentingnya mengenali jenis batuk yang terjadi pada anak. Bila sudah mengerti jenis batuk anaknya maka orang tua akan mudah untuk menentukan obat batuk mana yang harus mereka berikan.

obat batuk

Sebenarnya ada berapa jenis batuk? Yang umum dan perlu diketahui para orang tua adalah :

Batuk Kering.

Batuk ini sering diakibatkan oleh ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) biasanya selalu disertai dengan gejala flu atau pilek. Batuk jenis ini biasanya juga akan memberat saat malam hari dimana anak sedang tidur. Ini diakibatkan karena dahak yang berasal dari saluran nafas atas tadi mengumpul di tenggorokan dan sulit dikeluarkan. Bahkan tidak jarang sampai terjadi muntah apabila dahak yang terkumpul sudah agak banyak.

Batuk Berdahak.

Batuk jenis ini biasanya disebabkan oleh karena produksi dahak yang berupa cairan sekresi atau lendir oleh saluran pernafasan yang berada dibawah seperti tenggorokan dan paru-paru. Biasanya batuk jenis ini disebabkan oleh karena infeksi atau bisa juga disebabkan oleh asma. Jadi batuk ini sifatnya berusaha mengeluarkan cairan tadi dari saluran pernafasan. Anak cenderung sulit untuk mengeluarkan dahak sendiri biasanya mereka lebih banyak menelannya sehingga dahak tadi akan dibuang bersama-sama dengan kotoran saat buang air besar.

Batuk Rejan.

Batuk jenis ini biasanya kelihatan dari frekuensinya dimana batuk akan terjadi sering dan berulang-ulang yang terdengar parah sekali. Biasanya batuk jenis ini disebabkan oleh Pertusis. Batuk ini juga akan memburuk saat malam hari bahkan apabila semakin parah akan membuat wajah anak sampai membiru karena kurangnya asupan oksigen ke otak. Batuk seperti ini harus segera dibawa ke dokter untuk diperiksa dan diberikan pengobatan yang tepat.

Dengan melihat jenis batuk yang sering timbul maka para orang tua wajib mengetahui serta mengenalinya apabila belum mampu mintalah petunjuk dari dokter.

Jenis obat batuk yang ada dibagi menjadi 2 yaitu obat batuk ekspektoran dan antitusif (nonekspektoran). Obat batuk ekspektoran (berasal dari kata eks= keluar dan pektor=dada) bersifat untuk mengeluarkan dahak jadi cocok untuk jenis batuk yang berdahak. Cara kerjanya biasanya dengan meningkatkan pengeluaran atau sekresi cairan dari saluran nafas sehingga diharapkan dahak dapat menjadi encer dan mudah untuk dikeluarkan.

Obat batuk antitusif / nonekspektoran digunakan untuk batuk kering yang biasanya sering terjadi pada infeksi saluran pernafasan akut. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk menyembuhkan infeksi apabila ditemukan. Dan antibiotik yang diberikan disesuaikan dengan berat badan, usia serta berat ringan batuk dari anak tersebut. Apabila sudah minum antibiotik maka antibiotik itu harus diminum sampai habis meskipun batuknya udah keliatan mulai sembuh.

Comments

comments