Penyebab Batu Ginjal

Penyakit Batu Ginjal sering tidak terdeteksi oleh penderita, sampai ketika batu itu keluar dari saluran kencing, barulah penderita sadar bahwa dirinya mempunyai batu dalam saluran kencingnya. Atau bisa juga terdeteksi saat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin seperti foto rontgen perut. Mengapa sering tidak terdeteksi? karena gejalanya yang tidak terlalu jelas, gejala yang sering timbul adalah nyeri di bagian perut sampai pinggang dan ini tergantung dimana letak batu itu berada.

penyebab batu ginjal

Bila letaknya pada kandung kencing (buli-buli) maka nyeri yang ditimbulkan sering terasa pada perut bagian bawah, sedangkan bila batu itu berada diginjal, maka keluhan nyeri yang timbul bisa terasa dipinggang sampai menjalar ke atas ke daerah iga belakang. Bila batu ini berada di ureter (saluran kencing yang menghubungkan antara ginjal dan kandung kencing) maka nyeri yang timbul dapat bersifat kolik yang nyerinya sangat tajam dan bisa hilang timbul datangnya.

Bagaimana bisa terbentuk batu ini? siapa saja yang rentan mengalaminya?

Ada beberapa kelompok orang yang mempunyai resiko tinggi terkena penyakit batu saluran kencing ini. Dan bila anda termasuk dalam golongan ini, maka anda harus siap-siap untuk mencegahnya agar tidak sampai timbul batu dan menyebabkan gangguan pada ginjal.

Kelompok pertama adalah orang dengan riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit batu ginjal.

Coba ditelusuri apakah ada orang tua atau anggota keluarga anda yang pernah mempunyai sakit batu ginjal. Bila memang ada, anda harus hati-hati dan harus berusaha untuk mencegahnya karena kemungkinan anda terkena penyakit batu ginjal jauh lebih besar dibandingkan orang lain yang tidak mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit batu ginjal.

Kelompok ke-2 adalah pria dengan usia lebih dari 40 tahun.

Batu ginjal memang sering terjadi pada orang-orang yang berusia lebih dari 40 tahun dan mayoritas penderitanya adalah kaum pria, tetapi kenyataannya penyakit ini bisa timbul pada segala usia dan juga bisa diderita oleh wanita juga.

Kelompok ke-3 adalah orang yang sering kurang minum.

Pada orang-orang yang sering kurang minum air putih, angka prevalensinya/ kejadiannya cukup besar, apalagi bila dia mempunyai riwayat keluarga dengan batu ginjal ditambah lagi bila orang ini suka berkeringat. Berapa banyak kebutuhan air dalam satu hari? Usahakan meminum air putih setidaknya sebanyak 2 liter dalam satu hari sehingga kelebihan kalsium yang ada disaluran kencing bisa ikut terbuang dengan urine. Kenapa kalsium? karena batu ginjal yang paling sering terjadi adalah batu jenis kalsium oksalat.

Bila kalsium ini tidak terbuang secara bersih dengan dibantu minum air putih yang banyak tadi maka sisa kalsium tadi akan mengendap dan membentuk kristal yang lama kelamaan akan menjadi batu ginjal. Selain itu batu tadi juga rentan sekali memicu infeksi saluran kencing.

Kelompok ke-4 adalah orang yang suka makanan tertentu.

Makanan apa saja yang dapat memicu terbentuknya batu ginjal? makanan yang mengandung protein tinggi seperti jeroan, burung dara , dll. Makanan yang mengandung natrium (garam) juga harus dikurangi karena makanan spt ini dapat memicu terbentuk batu ginjal yang berjenis natrium. Disamping makanan tadi juga harus dihindari makanan yang manis/ mengandung gula seperti coklat, permen yang manis, dll.

Kelompok ke-5 adalah orang-orang dengan penyakit tertentu.

Orang-orang yang berada dikelompok ini adalah penderita batu ginjal yang disebabkan karena menderita penyakit lain yang sudah ada lebih dulu. Contohnya pada orang-orang yang harus meminum obat golongan prednison dan golongan analgesik dalam jangka waktu yang panjang. Demikian juga pada orang-orang yang menderita penyakit BPH (pembesaran kelenjar prostat). Pada orang-orang yang mempunyai penyakit radang usus atau setelah menjalani operasi bypass lambung juga sangat rentan menderita batu ginjal. Penderita penyakit pada tubulus ginjal, infeksi saluran kemih, cystinuria juga harus hati-hati dengan batu ginjal ini.

Bila pada pemeriksaan terdapat batu pada saluran kencing, sebaiknya batu itu segera dihancurkan baik dengan cara meminum obat atau dengan operasi menggunakan alat ESWL (extracorporeal shock wave lithotripsy). Perlu diingat, apabila anda mempunyai batu ginjal yang meskipun sudah dihancurkan, tetaplah menjaga kesehatan ginjal anda dengan cara mencegahnya agar tidak terbentuk kembali, karena pada banyak kasus didapatkan bahwa sekali seseorang menderita batu ginjal maka akan sering terdapat batu dalam saluran kencingnnya!

Comments

comments