Penyakit Lupus yang Mematikan

Artikel ini saya tulis dan dedikasikan untuk sepupu saya yang meninggal karena penyakit Lupus dan juga buat para penderita penyakit Lupus lainnya.

Sebenarnya apa itu penyakit Lupus, Lupus dalam bahasa latin disebut SLE (Systemic Lupus Eritematosus) dan sering disingkat dengan Lupus aja.

Penyakit ini mempunyai tingkat kematian yang cukup tinggi, bahkan tidak kalah ganasnya dengan penyakit kanker sekalipun. Lupus ini sendiri adalah tergolong suatu penyakit autoimun, yaitu imunitas atau kekebalan tubuh yang menyerang tubuhnya sendiri.

Imunitas yang normal berfungsi untuk menjaga tubuh dari segala macam serangan kuman atau virus dan  benda asing lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Disini imunitas ini keliru dalam mengidentifikasi sehingga jaringan tubuhnya sendiri yang sehat justru diserang.

Dikatakan Systemic, karena dia juga menyerang seluruh organ tubuh, sedangkan dikatakan Eritematosus, karena penyakit ini menimbulkan bercak kemerahan disekitar wajah terutama di wajah dan pipi. Sekitar 90 %  penderita penyakit ini adalah wanita dengan usia antara 20-40 tahun.

Apa penyebabnya?

Sampai saat ini penyebabnya tidak diketahui secara pasti, diduga beberapa faktor yang bisa mencetuskan penyakit ini adalah  sering terkena sinar matahari secara langsung, stress berlebihan, beban kerja berlebihan atau juga karena pemakian jenis obat tertentu. Ada juga yang menduga faktor hormonal yaitu estrogen sebagai penyebabnya karena wanita lebih banyak sebagai penderita yaitu 90%.

Ada beberapa varian penyakit Lupus yaitu :

1. Discoid Lupus.

Lupus ini hanya menyerang kulit aja, bagian yang sering terkena adalah kulit muka, leher atau lengan dengan timbulnya bercak kemerahan yang kadang seperti bersisik. Jenis ini agak ringan dibanding dengan SLE. 10 % jenis discoid ini dapat berkembang menjadi SLE.

2. Drug Induced Lupus.

Lupus ini diakibatkan oleh karena pemakaian obat jenis Hydralasine dan Procainamide. Tidak semua orang yang diberi oabt tersebut akan menimbulkan Lupus, hanya sekitar 4 %, biasanya gejala akan mereda apabila pemakaian obat dihentikan. Jenis ini mempunyai prosentasi yang paling sedikit.

3. Sistemic Lupus Eritematosus.

Lupus ini menyerang seluruh organ tubuh termasuk jantung, paru paru, ginjal, maupun otak. Disamping gejala kulit lainnya.

Bagaimana gejala awalnya dan pemeriksaan apa yang harus dilakukan?

Berdasarkan pengalaman saya, gejala awal yang sering timbul adalah adanya sariawan dirongga mulut yang tidak sembuh sembuh, gejala ini akan diikuti dengan rasa lelah yang berlebihan (malaise), kemudian akan terasa juga sendi sendi terasa linu atau pegal diseluruh badan, biasanya sendi yang sering bengkak (artritis) adalah daerah jari tangan dan pergelangan tangan.

Setelah itu akan muncul bercak / ruam kemerahan yang terutama muncul dikedua pipi dan bentuknya menyerupai kupu kupu ( butterfly appearance ), ruam ini memiliki sifat fotosensitifitas tinggi terhadap matahari, sehingga akan cepat terlihat gelap bila kena sinar matahari, terkadang rambut juga bisa rontok.

Apabila mempunyai gejala diatas sebaiknya segera diperiksakan ANA ( Anti Nuclear Antibody), biasanya hasilnya akan positif.

Fungsi ginjal juga harus diperiksakan, biasanya akan terjadi kelainan berupa peningkatan kadar protein dalam urine > 0,5 mg /hari.

Pada pemeriksaan darah akan terlihat penurunan sel darah merah maupun sel darah putih.

Penyembuhan total penyakit ini sangat sulit, sehingga pengobatan hanya mempunyai sifat menekan gejala penyakit itu sendiri agar tidak sampai menyerang organ tubuh yang lain.




>> Suka Dengan Info Kesehatan Di Blog Ini? Dapatkan Update Kolom Kesehatan Di Facebook Anda Dengan Memberi LIKE pada Kolom Kesehatan on Facebook <<


Comments

comments

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better