Pantangan Sakit Maag

Masalah penyakit maag (Gastritis) sudah pernah saya bahas di blog ini, tetapi berhubung masih banyaknya yang menanyakan tentang pantangan sakit maag, maka saya berusaha melengkapinya di postingan kali ini.

Gastritis termasuk sebagai penyakit yang diakibatkan karena pola hidup yang kurang baik, dalam hal ini terutama pola makannya. Pada penderita penyakit ini apabila mengalami kelambatan makan sedikit saja maka akan menimbulkan gejala sakit maag. Gejala yang timbul dapat berupa Sindroma Dispepsia karena penyakit ini termasuk dalam bagian saluran pencernaan bagian atas.

pantangan sakit maag

Gejala yang timbul meliputi nyeri di bagian ulu hati, perut terasa kembung, timbulnya rasa mual sampai muntah, nafsu makan mengalami penurunan, perut teras sebah dan cepat kenyang, kadang dapat pula disertai dengan rasa pusing.

Untuk melihat pembagian penyakit maag dapat membaca di bagian ini.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pantangan serta pola makan pada penderita sakit maag sbb:

– Makanan yang dikonsumsi sebaiknya tetap harus memenuhi kriteria gizi yang seimbang, dimana harus terdapat makanan pokok, lauk pauk, sayur sayuran serta jangan melupakan pentingnya buah.

Makanlah secara teratur! makanan yang dimakan meliputi makanan pokok dan makanan selingan/snack. Interval yang bagus adalah 3 jam sekali antara makanan pokok dan selingan, jadi selama sehari makan pokok 3 kali dan makan selingan 3 kali. Jangan sampai perut terlalu lama kosong setelah itu diberi makanan pokok plus selingan yang membuat perut terasa kenyang sekali!

– Dalam memakan sebaiknya jangan disambil melakukan kegiatan lainnya seperti membaca atau menonton tv,dll. Tetapi makanlah dengan tenang serta nikmatilah makanan itu. Sewaktu mengunyah makanan, kunyahlah makanan selembut mungkin sehingga siap dicerna oleh pencernaan kita. Jangan makan dengan tergesa-gesa sehingga makanan yang dimakan tidak dikunyah atau dikunyah sebisanya dan langsung ditelan, karena hal ini dapat mengakibatkan kerja organ pencernaan menjadi berat dan ujungnya nanti bisa menimbulkan penyakit.

– Dalam memilih makanan sebaiknya lebih disarankan unutk memilih yang lebih lunak atau lebih lembek. Biasanya makanan seperti ini banyak diolah dengan cara direbus, ditim atau disemur. Kurangi atau hindari makanan yang digoreng karena makanan jenis ini lebih sulit untuk dicerna.

– Hindari juga makanan yang sifatnya mudah menyebabkan iritasi atau merangsang lambung. Makanan seperti ini adalah jenis makanan yang pedas, makanan yang asam termasuk asam cuka, makanan yang berminyak/gorengan/berlemak.

– Disarankan untuk memperbanyak minum susu karena susu sangat baik untuk menetralkan kelebihan asam lambung yang sering menjadi pemicu sakit maag.

– Hindari juga makanan yang banyak mengandung gas (ini juga sering tidak disadari oleh penderita sakit maag). Contohnya Beras ketan atau makanan yang dibuat dengan bahan tersebut, tales, ubi, serta singkong. Untuk buah atau sayuran contohnya rebung, sawi hijau, sayur mentah, nanas, nangka, semangka serta kedondong. Makanan yang mengandung gas akan membuat perut kita kembung dan akhirnya akan mengakibatkan produksi asam lambung yang berlebihan dan ini dapat memicu sakit maag.

– Dalam mengonsumsi obat sebaiknya harus hati-hati dan konsultasikan dulu pada ahlinya, karena banyak obat yang sifatnya mengiritasi lambung contohnya vitamin C dosis tinggi karena sebenarnya vitamin C ini adalah asam ascorbat yang sangat asam bagi lambung, juga obat penghilang nyeri golongan NSAID seperti piroxicam, ibuprofen, serta aspirin, dll.

Memang tidak mudah untuk menghindari serta menjaga sedemikian banyak jenis makanan yang dipantang, tetapi bila anda mampu menurutinya serta berobat secara teratur, tentunya dengan dibantu obat-obatan, dijamin pasti sembuh!

Comments

comments