Mengapa Anak Bicaranya Cadel?

Seringkali anak kita atau anak kecil kalo berbicara masih cadel dan terdengar sangat lucu. Kadang bahkan orang tuanya ikut2an bicara di cadel-cadelkan menirukan anaknya. Apakah benar perilaku orang tua yang menirukan cadel pada anak tadi? Bagaimana menyikapinya dan bagaimana bila cadel terbawa terus sampai dewasa?

Memang menirukan ucapan anak yang cadel tidak salah, tetapi sebaiknya tidak didepan anak. Dan juga jangan sering-sering menirukan cadel tadi, apalagi setiap anak berbicara cadel ditirukan langsung, nantinya menirukan cara berbicara cadel pada anak ini akan menjadi kebiasaan orang tua. Mengapa demikian?

mengapa anak berbicara cadel?

Menirukan ucapan cadel pada anak terutama yang berusia dibawah tiga tahun, nantinya akan dikira bahwa ucapan cadel tadi sudah benar oleh si anak dan anak akan malas membenarkan ucapannya yang salah. Jadi bila sedang berbicara dengan anak harus mengucapkan kata-kata yang benar jangan malah dicadel-cadelkan. Bahkan seharusnya orang tua harus mengkoreksinya dan menyuruh anak untuk mengucapkannya secara benar. Dengan demikian anak akan mengerti bahwa ucapannya salah dan ucapan orang tuanya benar. Akhirnya si anak tadi akan bisa belajar bagaimana mengucapkan kata itu secara tepat. Kapan orang tua harus mengajarkan cara bicara yang benar? pada saat anak mulai mengenal kata-kata dan dia mulai belajar bicara.

Mengapa anak bicaranya cadel apa penyebabnya?

Ada beberapa penyebab anak bicaranya cadel yaitu:

1. Kurang baiknya koordinasi antara bibir dan lidah.

Hal ini wajar saja untuk anak yang berusia dibwah tiga tahun dimana mereka mulai belajar untuk mengucapkan kata-kata. Nantinya akan normal sendiri seiring dengan koordinasi yang berangsur-angsur membaik dengan pertumbuhan anak.

2. Adanya gangguan fisologis.

Biasanya kondisi seperti ini juga bisa terjadi pada organ lain seperti organ pendengaran, daerah sekitar mulut serta otak. Gangguan ini harus diatasi agar masalah ini segera dapat diselesaikan dan diperlukan seorang dokter ahli. Tetapi apabila gangguan yang timbul terletak diotak, maka anaka akan sulit untuk bicara secara normal.

3. Faktor psikologis.

Yang ini banyak sekali contohnya. Seringkali atau banyak sekali anak yang mendadak bicaranya jadi cadel. Kalo terjadi seperti ini biasanya si anak ini ingin diperhatikan. Hal ini sering terjadi pada orang tua yang sangat sibuk sampai anaknya merasa kurang diperhatikan. Bila penyebabnya adalah masalah ini, maka cadel ini akan hilang sendiri begitu masalahnya sudah terselesaikan dengan baik.

4. Faktor orang tua yang ikut-ikutan bicara cadel.

Hal ini sudah dibahas diatas dan bila sikap orang tua tadi tidak diperbaiki maka anak akan terus bicara cadel dan tidak akan mau belajar bicara cara mengucapkan kata secara benar.

Orang tua harus proaktif untuk mengajak anaknya yang batita untuk belajar bicara dan tanggap akan cara bicara anaknya. Biasanya usia 4 tahun, si anak sudah mulai bisa berbicara secara lancar dan pada saat inilah dapat diketahui apakah anaknya cadel atau tidak.

Bila diketahui anaknya cadel, orang tua tidak perlu terlalu khawatir karena cadel ini dapat diterapi. Biasanya cadel yang timbul akibat gangguan fisiologis agak jarang kasusnya, sehingga cadel ini tidak akan bertahan lama dan anak akan bicara normal kembali.

Comments

comments