Faktor-Faktor Penyebab Diabetes

Pada postingan tentang kencing manis apakah keturunan?, sudah dibahas bahwa penyakit ini memang disebabkan oleh karena faktor keturunan. Tetapi jangan berkecil hati dulu, meskipun beresiko tinggi terkena diabetes, asal dapat meminimalisasi faktor resiko tersebut, pasti akan dapat terhindar dari penyakit ini.

Caranya yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat serta menghindari faktor-faktor yang menjadi penyebab penyakit ini. Apa saja yang bisa menjadi penyebabnya? Nanti akan dibahas belakangan.

penyebab diabetes

Sebelumnya perlu diketahui dulu tentang apa itu Diabetes atau kencing manis. Diabetes dibagi menjadi 2 yaitu IDDM (Insulin Dependen Diabetes Melitus) atau Diabetes tipe 1 dan NIDDM (Non Insulin Dependen Diabetes Melitus) atau Diabetes tipe 2 dan masing-masing memiliki penyebab sendiri serta golongan penderita sendiri.

Pada diabetes tipe satu penyebabnya adalah kerusakan pada sel beta di pulau langerhans yang berada di pankreas sehingga secara otomatis akan menyebabkan produksi insulin menurun. Seringkali tipe ini diderita oleh anak atau orang dewasa akibat faktor genetik/keturunan. Akibatnya penderita diabetes tipe ini harus mendapatkan suntikan insulin terus semasa hidupnya.

Sedangkan pada diabetes tipe 2 produksi insulin bisa normal atau sedikit berkurang. Jadi disini insulinnya kurang sedikit atau cukup tetapi fungsinya yang kurang baik. Disini insulin terganggu karena beberapa faktor dan salah satunya adalah karena tingginya kadar kolesterol. Akhirnya akan menimbulkan keadaan yang disebut resistensi insulin. Tipe ini biasanya diderita oleh orang dewasa yang kegemukan/obesitas (kadar kolesterolnya tinggi).

Apa saja faktor-faktor yang dapat menyebabkan Diabetes atau langkah apa yang perlu dilakukan agar terhindar dari penyakit ini?

Kurangi makanan atau minuman manis serta yang bersoda.

Minuman atau makanan manis pasti akan meningkatkan kadar gula darah dan lambat laun akan mengakibatkan kegemukan yang akhirnya dapat menyebabkan diabetes. Begitu juga dengan minuman yang bersoda yang dapat dengan mudah menaikkan berat badan akibat kandungan gula/pemanis yang ada di dalamnya.

Hindari makanan yang digoreng.

Makanan jenis ini adalah salah satu pemicu penyakit diabetes, penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) serta stroke. Gorengan diolah dengan minyak goreng yang mempunyai kandungan lemak/lipid yang tinggi dan bila keseringan makan gorengan, maka akan menyebabkan kadar kolesterol meningkat sehingga lama kelamaan kolesterol ini akan menumpuk didalam dinding pembuluh darah dan akhirnya menyebabkan sumbatan dan gangguan aliran darah. Akhirnya timbul penyakit jantung koroner, diabetes serta stroke.

Selain itu kurangi juga makanan yang bersifat camilan. Karena makanan jenis ini sangat banyak mengandung karbohidrat dan gula serta bumbu lainnya yang dapat juga menaikkan kadar gula dalam darah.

Kurang atau tidak pernah olah raga.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang jarang atau sedikit melakukan aktivitas fisik mempunyai potensi untuk terserang diabetes lebih besar dibandingkan dengan mereka yang suka berolah raga seperti jogging, jalan cepat atau bersepeda.

Sering kurang tidur.

Menurut penelitian, kurang tidur akan menyebabkan gangguan metabolisme. Dan jeleknya akan memicu meningkatnya nafsu makan sehingga biasanya akan timbul rasa lapar yang sangat. Kalau sudah begini pasti yang disantap makanan yang berkalori tinggi dan akhirnya akan membuat kadar gula naik.

Hindari rokok dan jangan sering stress.

Berdasarkan hasil penelitian bahwa perokok mempunyai kemungkinan untuk terkena diabetes lebih besar apalagi bila ditambah mempunyai kebiasaan tidak sehat lainnya seperti kurang olah raga dan senang makan yang manis-manis. Begitu juga dengan stress yang dapat memicu peningkatan hormon epinephrine dan kortisol  dan ini nantinya akan dapat meningkatkan kadar gula juga.

Comments

comments