Cara Mengatasi Jerawat Batu

Siapapun pasti susah dan terganggu apabila sedang berjerawat apalagi bila itu jerawat batu atau cystic acne. Hal ini akan mengganggu penampilan seseorang dan membuat menjadi kurang percaya diri. Karena itu lebih baik bila kita tahu cara untuk mencegah jerawat sehingga tidak sampai berjerawat atau jerawat yang timbul hanya jerawat biasa yang ringan.

jerawat batu

Apa bedanya jerawat biasa dengan jerawat batu? Jerawat batu sebetulnya sama dengan jerawat biasa cuma bedanya jerawat ini lebih berat atau lebih parah. Dan biasanya jerawat jenis ini lebih sulit dihilangkan atau memerlukan waktu lebih lama dalam pengobatannya. Jadi bila dilihat, jerawat jenis ini kelihatan lebih besar, warnanya merah serta terasa nyeri atau bengkak di wajah seperti terlihat pada gambar dipostingan ini.

Kenapa bisa begitu? Itu disebabkan karena jerawat itu bergerombol sehingga besarnya bertambah dan lagi ditambah dengan kandungannya yang banyak mengandung bakteri atau bisa juga mengandung sel-sel kulit yang mati. Selain itu juga ditambah lagi dengan leukosit atau sel darah putih serta nanah (pus). Sehingga besarnya akan lebih besar dibandingkan jerawat biasa.

Biasanya jerawat batu ini juga mengenai lapisan kulit yang dalam atau dermis sehingga dapat mengakibatkan kerusakan pada kulit dan bila sudah sembuh atau reda akan ada menimbulkan bekas seperti bekas luka.

Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya jerawat batu

Jerawat batu ini sering disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan, jadi bila orang tuanya dulunya sering kena jerawat batu atau cystic acne biasanya anaknya juga bisa terkena.

Penyebab lainnya adalah kelenjar minyak yang terdapat pada wajah produksinya terlalu banyak atau berlebihan (hal ini sering terjadi pada kulit yang berminyak).

Faktor lain yang juga bisa menyebabkan jerawat ini adalah karena regenerasi kulit berjalan lambat sehingga akan terjadi penumpukan atau kelebihan sel-sel kulit mati pada pori-pori kulit.

Atau bisa juga karena banyaknya kandungan bakteri dikulit sehingga akan menimbulkan respon berupa reaksi radang dengan ciri-cirinya yaitu bengkak, merah, dan nyeri.

Bila sudah kena begini jangan mengobati sendiri atau malah memencet-mencet sendiri, apalagi bila terjadi didaerah V wajah, karena bisa menyebabkan infeksi yang naik ke otak dan ini sangat berbahaya. Segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Biasanya diperlukan obat antibiotik yang berguna untuk mengatasi radang akibat infeksi, contohnya doxycycline, atau erytromicin. Selain itu untuk mengatasi jerawat jenis ini juga diperlukan suntikan obat golongan kortikosteroid seperti dexamethason atau bisa juga triamcinolone. Semuanya ini biasanya dilakukan di praktek dokter. Sedangkan obat-obat biasa seperti benzoil peroksida atau retin A tidak akan memberikan efek yang bermakna.

Bagaimana cara mencegah supaya jerawat seperti ini tidak timbul?

Yang pertama adalah dengan membiasakan pola hidup sehat serta pola makan yang sehat yaitu kurangi makanan yang berminyak atau makanan yang dapat memicu produksi kelenjar minyak. Selain itu perbanyak minum air putih atau setidaknya cukup minum air putih. Dan yang paling penting adalah menjaga kebersihan kulit wajah agar bila sampai timbul jerawat tidak sampai meradang. Yang terakhir perlu diperhatikan adalah tidur/istirahat harus cukup.

Jangan lupa baca juga artikel tentang cara mencegah jerawat sehingga bisa mendapat hasil maksimal dalam mencegah jerawat.

Comments

comments