Amankah Lotion Anti Nyamuk Untuk Bayi?

Nyamuk adalah serangga penghisap darah yang sangat mengganggu karena itu tidak salah bila berbagai cara anti nyamuk atau cara mengusir nyamuk menjadi topik yang cukup penting. Selain menyebabkan gatal-gatal, mengganggu kenyamanan tidur, nyamuk juga menjadi penyebab penyakit Malaria, Chikunguya dan demam berdarah. Berbagai cara dilakukan untuk menghindari gigitan nyamuk, mulai menutup semua lubang ventilasi dan jendela dengan kawat nyamuk, menggunakan obat nyamuk bakar maupun semprot, sampai menggunakan kelambu agar tidak terganggu oleh serangga kecil ini.

anti nyamuk

Sangat menyusahkan jika ada banyak nyamuk sementara di rumah kita mempunyai bayi mungil. Cara paling mudah menghindarkan bayi dari gigitan nyamuk adalah dengan mengoleskan Lotion anti nyamuk. Ada berbagai merk dijual di pasaran. Namun terlalu sering menggunakan lotion ini, akhirnya menimbulkan pertanyaan ini : Amankah menggunakan Lotion Anti Nyamuk pada Bayi?

Sebagian besar lotion Anti nyamuk yang beredar di pasaran berisi senyawa DEET (diethyltoluamide). Penelitian menunjukkan bahwa DEET bersifat toksik/beracun pada mata dan jika tertelan oleh mulut (secara oral).

American Academy of Pediatrics (AAP) dan Enviromental Protection Agency (EPA) memberikan rekomendasi sebagai berikut :

1. Lotion Anti Nyamuk tidak boleh digunakan untuk bayi dibawah dua bulan
2. Lotion Anti Nyamuk tidak boleh digunakan bersama-sama dengan sunscreen (tabir surya)

Penggunaan tabir surya bersama dengan lotion anti nyamuk yang mengandung DEET dikuatirkan akan menyebabkan akumulasi kadar DEET dalam darah, hal ini disebabkan tabir surya dipakai berulang dalam sehari. Akibatnya timbul gejala keracunan seperti muntah, sakit kepala dan perubahan perilaku.

Lalu sekarang, bagaimana menghindari gigitan nyamuk pada bayi usia dibawah 2 bulan?

Gunakan lotion anti nyamuk yang terbuat dari bahan alami, misalnya Minyak Tawon atau minyak yang mengandung daun sereh (citronella). Nyamuk tidak mau mendekat pada aroma dua macam minyak ini. Hanya saja perlu diperhatikan, hati-hati menggunakan Citronella pada kulit bayi yang luka atau sedang iritasi, sangat perih jika diolesi minyak ini.

Berikut beberapa petunjuk penggunaan Lotion Anti Nyamuk yang benar :

1. Jangan mengoleskan lotion pada kulit luka/kulit yang sedang mengalami iritasi
2. Oleskan lotion pada kulit yang terbuka (tidak tertutup pakaian)
3. Jangan mengoleskan lotion pada telapak tangan bayi, karena saat bayi mengalami fase oral, dia suka memasukkan tangannya ke dalam mulut, dan lotion bersifat toksin jika ditelan
4. Jangan mengoleskan lotion pada wajah, baik itu mulut, mata, lubang hidung dan telinga, karena kulit wajah lebih sensitive daripada kulit bagian tubuh lainnya
5. Gunakan lotion anti nyamuk secukupnya. Penggunaan lotion berlebihan (dioleskan dalam jumlah banyak) tidak meningkatkan keefektifan dalam menolak nyamuk
6. Jika bayi dan anak-anak menunjukkan gejala alergi terhadap lotion anti nyamuk, segera hentikan penggunaan, cuci kulit yang terkena lotion, dan segera temui dokter.

Sejauh ini belum pernah ada kasus yang membahayakan nyawa akibat pemakaian lotion anti nyamuk. Hanya saja untuk bayi perlu lebih hati-hati penggunaannya, karena kulit bayi sangat sensitive dan masih rentan. Sebisa mungkin gunakan lotion yang aman, atau cara-cara alami untuk menghindari gangguan nyamuk, misalnya memasang kelambu agar si kecil aman dari nyamuk.

Comments

comments